Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok
Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok - Hallo sahabat Situs Poker, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan
Artikel Berita, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.
Judul : Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok
link : Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok
Bandar Poker Online Terpercaya - Pengacara Rizieq Shihab ini memang luar biasa. Luar biasa pintarnya juga luar biasa liciknya. Bagaimana tidak licik untuk mendapatkan SP3 kasus pornografi yang melibatkan kliennya Rizieq Shihab, pengacara ini menggunakan berbagai cara walau pun harus menjebak Presiden Jokowi sekali pun.
Coba perhatikan pernyataan dari pengacara Rizieq yang bernama Kapitra Ampera ini yang menyatakan bahwa Presiden Jokowi menyambut positif untuk menghentikan kegaduhan akibat dari penetapan Rizieq shihab sebagai tersangka kasus penyebaran konten pornografi yang juga melibatkan Firza Husein tersebut.
“Kayaknya (respons) Presiden positif karena beliau menginginkan untuk segera menghentikan kegaduhan ini dengan melakukan rekonsiliasi dan menghentikan kriminalisasi para ulama,” kata Kapitra lewat pesan singkat kepada detikcom, Selasa (20/6/2017).
Kapitra mengatakan bahwa Presiden Jokowi menginginkan segara menghentikan kegaduhan ini yang dalam arti menghentikan kasus pornografi Rizieq Shihab serta melakukan rekonsialiasi dan menghentikan kriminalisasi para ulama.
Lihat kata-kata yang saya cetak tebal tersebut? Kata kayaknya, artinya bahwa itu hanya perkiraan dari Kapitra saja. Karena belum tentu Presiden Jokowi menghendaki demikian. Dan untuk menghentikan kegaduhan yang ditimbulkan oleh Rizieq Shihab pun tidak perlu mengeluarkan SP3, cukup Rizieq Shihab memenuhi panggilan polisi dan menyelesaikan kasusnya sesuai dengan hukum yang berlaku dan tidak perlu mengerahkan massa untuk melindungi dirinya atau pun mengintimidasi agar kasusnya segera dihentikan oleh polisi.
Lihat pernyataan Kapitra pada kalimat menghentikan kriminalisasi para ulama. Jelas-jelas kasus yang menimpa Rizieq Shihab bukanlah kasus kriminalisasi ulama seperti yang dinyatakan Komnas HAM. Tetapi Kapitra tetap saja menyatakan bahwa kasus yang menimpa Rizieq adalah kriminalisasi ulama.
Kenapa pernyataan Kapitra ini bisa menjebak Presiden Jokowi? Ada 2 kemungkinan yang akan terjadi atas permohonan pengacara Rizieq kepada Presiden Jokowi untuk menghentikan kasus Rizieq ini. Diterima atau ditolak oleh Presiden Jokowi.
Jika Presiden Jokowi menerima permohonan pengacara Rizieq, maka Presiden Jokowi dapat dituduh mengintervensi hukum dan dinyatakan melanggar konstitusi. Melihat pernyataan dari Kapitra di atas yang menyatakan bahwa Presiden menyambut positif untuk menghentikan kegaduhan ini tentu itu merupakan persepsi dari Kapitra sendiri dan itu memang yang dikehendaki oleh Kapitra dan Kapitra seakan-akan mengatakan bahwa Presiden menyetujui permintaan dari Rizieq untuk menghentikan kasusnya. Padahal pengacara Rizieq belum pernah berbicara secara langsung face to face dengan Presiden, bagaimana Kapitra tahu bahwa Presiden menyambut positif permintaannya?
Dan jika Presiden Jokowi menolak untuk mengintervensi kasus Rizieq ini, maka Presiden Jokowi akan dituduh turut serta mengkrimalisasi ulama. Dan tentu efeknya akan ada demo yang berjilid-jilid lagi yang menghendaki Jokowi lengser ke prabon. Tuduhannya tentu berat. Presiden akan dituduh anti Islam, karena telah mengkrimalisasi ulama.
Lihatkan betapa sulitnya Presiden mengambil keputusan ini, yang mana pun yang akan dipilih oleh Presiden Jokowi akan ada konsekuensinya.
Berbeda dengan pengacara Rizieq. lain pula dengan Sandiaga Uno yang tidak memenuhi panggilan polisi sebagai saksi pada kasus penggelapan jual-beli tanah di Curug, Tangerang. Seharusnya Sandiaga Uno harus memenuhi panggilan polisi pada hari Selasa, 20 Juni 2017 tetapi dengan alasan bahwa saat ini pengacaranya sedang cuti dan dirinya harus berangkat ke Bandung maka dirinya menangguhkan memenuhi panggilan polisi tersebut.
Bukan masalah penundaan tersebut yang menjadi sorotan saya, tetapi Sandiaga Uno mengaitkan kasus yang menimpanya ini dengan Ahok. Dan ini yang membuat saya heran, kok bisa kasus penggelapan tanah dihubungkan dengan kekalahan ahok di Pilkada?
Menurut Sandi, kasus ini terkait dengan pertarungan pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta yang sudah usai pada 19 April 2017. “Begitu sudah kalah pilkada, enggak bisa terima, akhirnya didorong lagi,” ucapnya.
Kalimat di atas saya kutip dari Tempo.co yang memuat pernyataan dari Sandiaga Uno. sandiaga Uno mengatakan bahwa karena Ahok kalah di Pilkada dan tidak terima kekalahan tersebut maka kasusnya terus digulirkan. Sandiaga anda sudah minum Aq*a? Kok bisa anda mengaitkan kasus anda ini dengan kekalahan Ahok? Apa hubungannya Ahok dengan kepolisian yang menangani perkara anda? Memangnya polisi berada dibawah perintah Ahok? Sampai-sampai anda menuduh bawa kasus anda digulirkan lagi karena Ahok kalah?
Kita tahu bahwa kepolisian RI tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Dan kepolisian pun tidak peduli siapa yang menang dan siapa yang kalah di Pilkada DKI Jakarta, karena tidak akan berpengaruh terhadap kepolisian RI. Karena kepolisian tidak berada dibawah perintah Gubernur. Dari situ saja kita ketahui bahwa tidak ada hubungannya antara kekalahan Ahok dengan kepolisian, sehingga kasus yang menimpa anda pun tidak berhubungan dengan kekalahan Ahok di Pilkada. jadi tidak perlu anda mengkambing hitamkan Ahok untuk kasus yang menimpa diri anda tersebut.
Kenapa jokowi dan Ahok selalu menjadi sasaran tembak oleh mereka yang tertimpa kasus. Seakan-akan mereka menyalahkan pihak Jokowi dan Ahok atas kasus yang mereka alami. Sungguh aneh negeri ini. Dia sendiri yang salah, malah orang lain yang disalahkan.
Sudahlah, ambil hikmahnya saja…
Salam Situs Poker Online Resmi
Berita Terkece Dan Terupdate
Sumber : Seword.com
Anda sekarang membaca artikel Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok dengan alamat link https://situspoker11.blogspot.com/2017/06/jokowi-dijebak-pengacara-rizieq.html
Judul : Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok
link : Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok
Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok
Berita Tercepat - Saat ini Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok menjadi berita hangat sekaligus viral didunia maya.Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok
![]() |
| Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok |
Coba perhatikan pernyataan dari pengacara Rizieq yang bernama Kapitra Ampera ini yang menyatakan bahwa Presiden Jokowi menyambut positif untuk menghentikan kegaduhan akibat dari penetapan Rizieq shihab sebagai tersangka kasus penyebaran konten pornografi yang juga melibatkan Firza Husein tersebut.
“Kayaknya (respons) Presiden positif karena beliau menginginkan untuk segera menghentikan kegaduhan ini dengan melakukan rekonsiliasi dan menghentikan kriminalisasi para ulama,” kata Kapitra lewat pesan singkat kepada detikcom, Selasa (20/6/2017).
Kapitra mengatakan bahwa Presiden Jokowi menginginkan segara menghentikan kegaduhan ini yang dalam arti menghentikan kasus pornografi Rizieq Shihab serta melakukan rekonsialiasi dan menghentikan kriminalisasi para ulama.
Lihat kata-kata yang saya cetak tebal tersebut? Kata kayaknya, artinya bahwa itu hanya perkiraan dari Kapitra saja. Karena belum tentu Presiden Jokowi menghendaki demikian. Dan untuk menghentikan kegaduhan yang ditimbulkan oleh Rizieq Shihab pun tidak perlu mengeluarkan SP3, cukup Rizieq Shihab memenuhi panggilan polisi dan menyelesaikan kasusnya sesuai dengan hukum yang berlaku dan tidak perlu mengerahkan massa untuk melindungi dirinya atau pun mengintimidasi agar kasusnya segera dihentikan oleh polisi.
Lihat pernyataan Kapitra pada kalimat menghentikan kriminalisasi para ulama. Jelas-jelas kasus yang menimpa Rizieq Shihab bukanlah kasus kriminalisasi ulama seperti yang dinyatakan Komnas HAM. Tetapi Kapitra tetap saja menyatakan bahwa kasus yang menimpa Rizieq adalah kriminalisasi ulama.
Kenapa pernyataan Kapitra ini bisa menjebak Presiden Jokowi? Ada 2 kemungkinan yang akan terjadi atas permohonan pengacara Rizieq kepada Presiden Jokowi untuk menghentikan kasus Rizieq ini. Diterima atau ditolak oleh Presiden Jokowi.
Jika Presiden Jokowi menerima permohonan pengacara Rizieq, maka Presiden Jokowi dapat dituduh mengintervensi hukum dan dinyatakan melanggar konstitusi. Melihat pernyataan dari Kapitra di atas yang menyatakan bahwa Presiden menyambut positif untuk menghentikan kegaduhan ini tentu itu merupakan persepsi dari Kapitra sendiri dan itu memang yang dikehendaki oleh Kapitra dan Kapitra seakan-akan mengatakan bahwa Presiden menyetujui permintaan dari Rizieq untuk menghentikan kasusnya. Padahal pengacara Rizieq belum pernah berbicara secara langsung face to face dengan Presiden, bagaimana Kapitra tahu bahwa Presiden menyambut positif permintaannya?
Dan jika Presiden Jokowi menolak untuk mengintervensi kasus Rizieq ini, maka Presiden Jokowi akan dituduh turut serta mengkrimalisasi ulama. Dan tentu efeknya akan ada demo yang berjilid-jilid lagi yang menghendaki Jokowi lengser ke prabon. Tuduhannya tentu berat. Presiden akan dituduh anti Islam, karena telah mengkrimalisasi ulama.
Lihatkan betapa sulitnya Presiden mengambil keputusan ini, yang mana pun yang akan dipilih oleh Presiden Jokowi akan ada konsekuensinya.
Berbeda dengan pengacara Rizieq. lain pula dengan Sandiaga Uno yang tidak memenuhi panggilan polisi sebagai saksi pada kasus penggelapan jual-beli tanah di Curug, Tangerang. Seharusnya Sandiaga Uno harus memenuhi panggilan polisi pada hari Selasa, 20 Juni 2017 tetapi dengan alasan bahwa saat ini pengacaranya sedang cuti dan dirinya harus berangkat ke Bandung maka dirinya menangguhkan memenuhi panggilan polisi tersebut.
Bukan masalah penundaan tersebut yang menjadi sorotan saya, tetapi Sandiaga Uno mengaitkan kasus yang menimpanya ini dengan Ahok. Dan ini yang membuat saya heran, kok bisa kasus penggelapan tanah dihubungkan dengan kekalahan ahok di Pilkada?
Menurut Sandi, kasus ini terkait dengan pertarungan pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta yang sudah usai pada 19 April 2017. “Begitu sudah kalah pilkada, enggak bisa terima, akhirnya didorong lagi,” ucapnya.
Baca juga :
- Ini Kekuatan Di Belakang Rizieq Yang Membuatnya Susah Ditangkap
- Kunjungi Ahok, tentang Kemanusiaan, Empati dan Kebhinekaan
Kalimat di atas saya kutip dari Tempo.co yang memuat pernyataan dari Sandiaga Uno. sandiaga Uno mengatakan bahwa karena Ahok kalah di Pilkada dan tidak terima kekalahan tersebut maka kasusnya terus digulirkan. Sandiaga anda sudah minum Aq*a? Kok bisa anda mengaitkan kasus anda ini dengan kekalahan Ahok? Apa hubungannya Ahok dengan kepolisian yang menangani perkara anda? Memangnya polisi berada dibawah perintah Ahok? Sampai-sampai anda menuduh bawa kasus anda digulirkan lagi karena Ahok kalah?
Kita tahu bahwa kepolisian RI tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Dan kepolisian pun tidak peduli siapa yang menang dan siapa yang kalah di Pilkada DKI Jakarta, karena tidak akan berpengaruh terhadap kepolisian RI. Karena kepolisian tidak berada dibawah perintah Gubernur. Dari situ saja kita ketahui bahwa tidak ada hubungannya antara kekalahan Ahok dengan kepolisian, sehingga kasus yang menimpa anda pun tidak berhubungan dengan kekalahan Ahok di Pilkada. jadi tidak perlu anda mengkambing hitamkan Ahok untuk kasus yang menimpa diri anda tersebut.
Kenapa jokowi dan Ahok selalu menjadi sasaran tembak oleh mereka yang tertimpa kasus. Seakan-akan mereka menyalahkan pihak Jokowi dan Ahok atas kasus yang mereka alami. Sungguh aneh negeri ini. Dia sendiri yang salah, malah orang lain yang disalahkan.
Sudahlah, ambil hikmahnya saja…
Salam Situs Poker Online Resmi
Berita Terkece Dan Terupdate
Sumber : Seword.com
Baca juga :
- PokerOfAsian.com | Situs Poker Online Resmi | Bandar Ceme | BandarQ | DominoQQ
- GoldenQQ | Bandar Poker Online Terpercaya | Bandar Poker online | Agen BandarQ
Semoga bermanfaat , Berita Tercepat
Demikianlah Artikel Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok
Sekianlah artikel Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Jokowi Dijebak Pengacara Rizieq, Sandiaga Mengaitkan Kasusnya Dengan Ahok dengan alamat link https://situspoker11.blogspot.com/2017/06/jokowi-dijebak-pengacara-rizieq.html

Komentar
Posting Komentar