Pelajaran Kebapaknegaraan Jokowi kepada Anak Yatim dan Indonesia

Pelajaran Kebapaknegaraan Jokowi kepada Anak Yatim dan Indonesia - Hallo sahabat Situs Poker, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pelajaran Kebapaknegaraan Jokowi kepada Anak Yatim dan Indonesia, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Pelajaran Kebapaknegaraan Jokowi kepada Anak Yatim dan Indonesia
link : Pelajaran Kebapaknegaraan Jokowi kepada Anak Yatim dan Indonesia

Baca juga


Pelajaran Kebapaknegaraan Jokowi kepada Anak Yatim dan Indonesia

Berita Tercepat - Saat ini Pelajaran Kebapaknegaraan Jokowi kepada Anak Yatim dan Indonesia menjadi berita hangat sekaligus viral didunia maya.

Pelajaran Kebapaknegaraan Jokowi kepada Anak Yatim dan Indonesia
Pelajaran Kebapaknegaraan Jokowi kepada Anak Yatim dan Indonesia
Pelajaran Kebapaknegaraan Jokowi kepada Anak Yatim dan Indonesia


Bandar Poker Online Terpercaya - Foto diatas adalah dokumentasi bagaimana Jokowi sangat mencintai orang yang patut disayangi. Kemarin kita disuguhi tayangan Pak Jokowi memberi bantuan kepada tukang becak. Sekarang Pak Jokowi mengajak anak-anak yatim untuk sholat tarawih bersama dikomplek istana.

Di komplek perumnas tumpangan saya. Di jam tarawih banyak sekali anak remaja yang cabut dari pamitan resmi mereka. Mereka pamit tarawih, tapi malah kejar-kejaran, buat ribut komplek, bahkan jadi ajang tawuran kalau sampai tengah malam.

Kali ini Pakde mempertontonkan sesuatu yang sederhana namun sangat esensial. Pertama, di bulan ramadhan ini sebaik-baiknya kita adalah lebih penting bila bermanfaat bagi orang lain. Pakde tahu betul, anak yatim lah yang patut diundang, dibanggakan, dibesarkan hatinya. Karena memang setiap hari mereka jarang mendapat kasih sayang. Kalau mengundang pejabat dan petinggi sudah biasa. Pakde mah, antimainstream.

Kedua, Pakde menanamkan nilai yang tinggi kepada anak yatim ini, yaitu nilai pentingnya keluarga. Sosok bapak mereka dapat malam itu. Ditambah urusan agama menjadi prioritasnya.

Bayangkan, bisa jadi dari sekian anak itu ada yang susah tidur, mencari pakain dan menyetrika sendiri, mandi lebih awal. Karena apa? Ya karena diundang Presiden ke istana.

Bisa jadi ada diantara mereka yang sangat ngefans sama pakde. Dan akhirnya mereka bertemu dalam momen yang sangat khidmat. Pengalaman yang mungkin tidak akan mereka lupakan.

Oh iya, saya juga belum diundang. Ngarepdotcom

Kegirangan yang luar biasa tampak dari air muka anak-anak yatim itu. Bagi mereka mendapat kunjungan dari siapa saja sudah sangat berkesan, apalagi mendapat undangan resmi dari orang nomor satu di Indonesia, berjalan di komplek istana, ditemani orang-orang penting negara ini, bahkan dikawal bak seorang raja.

Kalian memang juga pantas untuk bahagia dik. Karena bahagia adalah hak segala anak bangsa.

Dalam sholat tarawih yang mereka lakukan, pasti akan terasa sangat menyentuh. Sepertinya ini, ramadan terindah bagi mereka. Saya juga sangat meyakini ceramah yang dilontarkan juga tentang saling menyayangi. Anak kecil dan yatim sangat tahu apa itu namanya kasih. Karena mereka adalah korban dari pudarnya kasih. Karena tidak mungkin akan diajarkan lagu: ‘bunuh sekarang juga’.

Baca juga : 

Mungkin waktu berbuka mereka juga sangat indah ya? Banyak makanan terhampar luas. Aneka minuman berbagai pilihan. Makanan pembuka dan penutup menjadi perburuan adik-adik ini.

Serius dik, kalian pun punya hak untuk bahagia.

Oh ya dikantor juga, kami mengumpulkan sumbangan dalam bentuk uang dan sembako yang akan dikirimkan ke panti asuhan. Mendengar ini saya ikut berpartisipasi karena semenjak kuliah juga sering melakukan kunjungan dan memberikan beberapa buku, pakaian dan makanan ke panti asuhan di daerah Karanganyar Solo.

Pakde yang anti mainstream

Sepertinya baru kali ini penghuni istana mengundang anak yatim dan mengajak mereka sholat tarawih. Yang lain? Saya belum tahu. Maaf. Memang orang yang anti mainstream Pakde yang selalu punya ide liar namun bermanfaat.

Ditengah banyaknya kunjungan kerja dalam negeri dan diplomasi luar negeri, Pakde menspesialkan untuk membagikan kebahagiaan kepada anak yatim.

Ada kalimat baik mengatakan: kalau engkau mau mengundang makan, jangan undang orang yang berada. Tapi undanglah orang miskin dan yatim. Karena kalau kita mengundang orang orang berada, mereka akan membalas kita dengan undangan makan lagi. Tapi kalau kita mengundang orang miskin dan yatim, mereka tidak punya apa-apa untuk diberikan kepada kita secara materi, namun doa mereka untuk kita.

Saya meyakini. Pakde tahu persis siapa yang diundangnya ini. Bukannya bosan dengan pejabat dan tamu kehormatan lain. Tapi ya anak yatim juga perlu diperhatikan. Kalau bukan pemerintah siapa lagi? Kalau bukan kita siapa lagi?

Pasti Pakde tahu persis filosofi mengudang anak yatim ini. Karena anak yatim lebih layak.

Saya yakin akan banyak doa yang tulus dan polos dari anak yatim ini untuk pak Jokowi dalam mengemban fungsinya sebagai presiden. Supaya Pak Jokowi sehat-sehat. Dijauhkan dari sakit. Selamat dari marabahaya. Tidak lupa makan. Memperhatikan orang kecil. (Mewakili doa anak kecil)

Kebapaknegaraan yang sangat menyentuh

Momen Pak Jokowi dengan anak yatim, jelaslah sudah bagaimana sosok beliau yang sungguh kebapakan. Bahkan simbol ini juga yang sudah diberikannya kepada Indonesia dalam kurun waktu kurang dari 3 tahun pengabdiannya. Apa yang dilakukannya?

Jawabannya, beliau menjadi seorang BAPAK BAGI NEGARA ini. Seorang bapak yang tidak rela anaknya jatuh miskin dan punya mental tempe. Seorang bapak yang membangun infrastruktur supaya bisa lebih berkembang dan mengejar ketertinggalan. Seorang bapak yang tidak rela anaknya dalam bahaya radikalisme. Seorang bapak yang tidak rela jatah ikan anaknya dimakan tetangga yang tidak bertanggungjawab. Seorang bapak yang mengelola uang keluarga Indonesia dan dikembalikan lagi untuk rakyatnya. Seorang bapak yang kurus mau-maunya keliling ke semua provinsi mengunjungi satu persatu anaknya yang kesulitan. Bahkan bapak ini rela berhutang supaya anaknya Indonesia bisa lebih mendapat kenikmatan.

Kalau saya sih iyes. Yang lain mau nyinyir? Monggo. Tidak ngaruh. Seorang bapak tetap dikasihi dirumahnya.

Satu saja yang ingin saya sampaikan Pak Joko Widodo.

Terima kasih mau capek-capek untuk kami anak-anakmu.

Begitulah Situs Poker Online Resmi

Berita Terkece Dan Terupdate
Sumber : Seword.com



Baca juga : 

Semoga bermanfaat , Berita Tercepat


Demikianlah Artikel Pelajaran Kebapaknegaraan Jokowi kepada Anak Yatim dan Indonesia

Sekianlah artikel Pelajaran Kebapaknegaraan Jokowi kepada Anak Yatim dan Indonesia kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Pelajaran Kebapaknegaraan Jokowi kepada Anak Yatim dan Indonesia dengan alamat link https://situspoker11.blogspot.com/2017/06/pelajaran-kebapaknegaraan-jokowi-kepada.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Dan Strategi Menang Di Situs Poker Online PokerOfAsian

Jokowi dan Ahok Punya Pikiran, Hati, dan Spirit; Para Sainganya Punya Apa?

Ahok Bersalah Dan Divonis 2 Tahun Penjara